Pengertian CPR & Resusitasi Jantung Paru Dalam Dunia Penerbangan

Pengertian CPR РDalam dunia penerbangan tentunya ada sistem keamanan yang telah ditentukan. Untuk seorang Staff penerbangan & Pramugari wajib bisa memberikan pertolongan pertama kepada pengguna jasa penerbangan jika terjadi kecelakaan atau yang lainnya. Pertolongan pertama paling mendasar yang harus dikuasai yakni metode CPR (Cardiopulmonary Resuscitation). Kali ini Admin akan membahas CPR ini lebih rinci lagi dibawah ini.

Pengertian CPR (Cardio Pulmonary Resuscitation)

Pengertian CPR

Pengertian CPR

Pengertian CPR (Cardio Pulmonary Resuscitation) merupakan Tindakan Pertolongan pertama pada Orang Yang Mengalami Henti Nafas Kerana Sebab-Sebab Tertentu.

CPR ini sangat dibutuhkan untuk orang yang tenggelam, terkena serangan jantung, sesak nafas karena syok akibat kecelakaan, terjatuh, dan lain sebagainya.

Namun yang butuh diperhatikan khusus untuk korban pingsan karena kecelakaan, tidak boleh langsung dipindahkan karena dikhawatirkan terdapat tulang yang patah. Biarkan di tempatnya sampai petugas medis datang. Berbeda dengan korban orang tenggelam dan serangan jantung yang wajib segera diusahakan CPR.

Fungsi CPR (Cardio Pulmonary Resuscitation)

  • Untuk membuka kembali jalan nafas yang menyempit ataupun tertutup sama sekali.
  • Membantu menjaga darah yang memuat oksigen tetap bergerak ke otak dan organ penting lainnya sampai korban memperoleh penanganan medis lebih terus untuk mengembalikan denyut jantung kembali normal

Pedoman Dasar Pertolongan pertama dengan Metode CPR

Pengertian CPR

Pengertian CPR

  1. Sebelum menolong korban, pastikan lingkungan sekitar aman untuk Anda ataupun orang lain. tidak dekati korban bila melihat bahaya, seperti kabel listrik yang menjuntai, percikan api, longsoran batu, dan lainnya.
  2. Cek respons ataupun kesadaran korban. apabila tingkat kesadaran korban menurun, tepuklah bahunya. Apabila korban masih tidak merespons, langsung carilah bantuan orang sekitar untuk menelepon ambulans, mengambilkan kotak P3K, dan media Automated External Defibrillator (AED).
  3. Sambil menunggu bantuan, lanjutkan dengan mengecek napas korban selama 5-10 detik. Apabila tidak bernapas segera lalukan resusitasi jantung dan paru ataupun CPR dengan kompresi dada. supaya kompresi dada efektif, korban harus dalam posisi terlentang pada permukaan yang rata dan keras.
  4. Lakukan 30 kali kompresi dada pada pertengahan dada (pertengahan bagian bawah tulang sternum), dengan kecepatan minimal 100-120 kali per menit.
  5. Setelah memberikan 30 kali kompresi dada, buka jalan napas dengan metode head tilt – chin lift. Caranya letakkan tangan di dahi korban dan tengadahkan kepala korban. Letakkan tangan di bawah dagu, dan angkat dagu korban. Pastikan tidak terdapat sisa makanan sekitar area mulut.
  6. Berikan 2 kali bantuan napas. Tutup hidung dengan ibu jari dan telunjuk. Tiup sekitar 1 detik untuk menjadikan dada terangkat, terus lanjutkan dengan tiupan berikutnya.
  7. Lanjutkan 30 kali kompresi dada dan 2 kali bantuan napas dalam 2 menit ataupun sekitar 5 kali pengulangan. Setiap 2 menit, lakukan pengecekan napas kembali.
  8. CPR baru bisa dihentikan apabila korban memberi respon atau mulai bernapas lagi, saat penolong tidak bisa lagi memberikan pertolongan, saat tim medis telah datang, atau telah ada keputusan dari dokter.
  9. Apabila korban mulai bernapas sesudah diberikan CPR, lakukan posisi pemulihan. Tarik lengan terjauh korban melalui dada, dan punggung tangannya menempel pada pipi. Dengan tangan satunya, tekuk lutut kaki bagian terjauh dari korban.

Balikkan ataupun miringkan korban ke arah penolong. Biarkan lutut kaki yang telah ditekuk tetap dalam posisi demikian. Tengadahkan kepala korban untuk mempertahankan jalan napas. Pantau keadaan korban hingga bantuan medis tiba.

Nahh itulah penjelasan mengenai Pengertian CPR & Cara Resusitasi Jantung Paru yang bisa Anda gunakan untuk menolong saat ada orang mengalami kecelakaan atau yang lainnya. Dan juga dengan adanya artikel ini dapat menambah wawasan dan bisa bermanfaat bagi kita semua.

 

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.