Pengertian Jet Lag & Cara Mengatasinya Dalam Dunia Penerbangan

Pengertian Jet Lag – Halo sabahat penerbangan, kali ini Admin akan memberikan informasi tentag Apa itu Jet Lag?. Jet Lag merupakan mabuk saat penerbangan berlangsung dan menyebabkan waktu tidur Anda terganggu. Anda akan mengalami beberapa gejala apabila terkena jet lag ini. Dibawah ini akan dipaparkan secara rinci mengenai Jet Lag dari pengertian, gejala, penyebab & cara megatasinya.

Pengertian Jet Lag

Pengertian Jet Lag

Pengertian Jet Lag

Jet lag merupakan mabuk saat berada di pesawat. Dalam dunia medis disebut Desinkronosis yakni sebuah kondisi fisiologis yang terjadi akibat gangguan terhadap ritme sirkadian tubuh. Hal ini dapat dikelompokkan sebagai salah satu gangguan tidur ritme sirkadian.

Mabuk pasca Terbang muncul dikarenakan perjalanan cepat lintas meridian (timur-barat/ barat-timur) dengan jarak yang jauh, sebagaimana yang dilakukan menggunakan pesawat jet.

Kondisi Mabuk Pasca Terbang ini bisa berlangsung selama beberapa hari dengan tingkat kesembuhan bisa sampai satu hari per zona waktu yang dilintasi merupakan panduan yang diketahui umum.

Gejala Jet Lag

Gejala Jet Lag

Gejala Jet Lag

Beberapa gejala yang terjadi akibat jet lag, meliputi:

  • Gangguan tidur – seperti insomnia, bangun terlalu awal ataupun mengantuk berlebihan
  • Kelelahan pada siang hari
  • Merasa gelisah
  • Sakit kepala
  • Dehidrasi
  • Kesulitan berkonsentrasi ataupun berfungsi secara normal
  • Daya ingat menurun
  • Berkurangnya nafsu makan
  • Sembelit, gangguan pencernaan, ataupun diare
  • Tidak nyaman badan
  • Perubahan mood

Penyebab Terjadinya Jet Lag

Penyebab Terjadinya Jet Lag

Penyebab Terjadinya Jet Lag

  1. Jam Biologis Terganggu

Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, manusia mempunyai jam biologis ataupun ritme sirkadian yang memengaruhi siklus tidur. Apabila Anda melalui bermacam zona waktu, jam biologis dalam tubuh Anda yang masih mengikuti zona waktu asli akan terganggu.

Hal ini tentunya akan berdampak pada siklus tidur Anda yang normal, seperti itu juga dengan cara kerja tubuh Anda secara keseluruhan, seperti berubahnya waktu makan dan buang air.

  1. Pengaruh Sinar Matahari

Beberapa peneliti menyatakan bahwa jet lag bisa dipengaruhi oleh sinar matahari. Tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa sinar matahari ialah kunci penting dari jam biologis tubuh Anda.

Bahwasannya, sinar matahari akan memengaruhi tubuh dalam memproduksi melatonin yang mengatur rasa kantuk dan jam tidur seseorang.

Jadi, sel-sel di bagian retina mata menerima sinar matahari sebagai sinyal supaya otak memproduksi melatonin dalam jumlah yang sedikit, sehingga Anda tidak akan mengalami rasa kantuk.

Jika Anda melewati zona waktu yang banyak dan tidak mendapatkan paparan sinar matahari secara normal, maka akan dipastikan jam tidur Anda akan terganggu.

  1. Perubahan Tekanan Udara

Terdapat beberapa studi yang menunjukkan bahwa tekanan udara dan ketinggian pesawat bisa memicu gejala-gejala jet lag. Dikutip dari situs National Sleep Foundation, apabila pesawat yang Anda tumpangi terbang semakin tinggi, terutama apabila melebihi ketinggian 3.900 meter, maka kemungkinan waktu tidur Anda akan terganggu semakin besar.

Selain itu, tingkat kelembaban udara di pesawat akan menurun. Tubuh akan rentan mengalami dehidrasi apabila Anda kurang minum air, yang bisa berpengaruh pada munculnya gejala jet lag.

  1. Arah Bepergian

Tingkat keparahan jet lag juga bisa disebabkan oleh arah yang dituju saat perjalanan. Dalam penerbangan menuju arah utara dan selatan, umumnya Anda tidak akan mengalami akibat jet lag yang parah karena pergantian zona waktu yang tidak berbeda jauh.

Cara Mengatasi Jet Lag Ala Pramugari

Cara Mengatasi Jet Lag

Cara Mengatasi Jet Lag

Pramugari seringkali mengalami gangguan jam biologis ini karena pekerjan yang membawanya berpindah dari satu zona waktu ke zona waktu yang lain dalam kurun waktu yang sangat singkat.

  • Hal yang sebaiknya dilakukan Pramugari untuk mengatasi jetlag merupakan dengan tidak langsung pergi tidur bila tiba di hotel tujuan pada siang hari.
  • Berjalan-jalan keluar dan memberikan sebanyak mungkin cahaya pada tubuh akan membantu tubuh untuk bisa cepat beradaptasi pada lingkungan.
  • Malam hari saat akan berangkat tidur ruangan kamar disarankan dibuat gelap dengan menutup tirai dan mematikan semua lampu kamar untuk membiasakan tubuh dengan zona waktu yang baru.
  • Pramugari wajib pintar mengatur waktu dan memanfaatkannya untuk beristirahat dengan baik karena pekerjaan Pramugari menuntut mereka untuk selalu siap kapan saja mereka dibutuhkan. Bahkan saat jam biologis memerintahkan tubuh untuk tidur, pramugari wajib tetap terjaga dan menyapa penumpang di atas pesawat.
  • Perbedaan zona waktu bisa mempengaruhi kinerja Pramugari sehingga berdampak pada kemampuan pramugari tersebut dalam berkonsentrasi terutama pada saat emergency.

Tertidur di atas jumpseat pada saat take off dan landing bisa membahayakan penerbangan karena saat take off dan landing merupakan saat yang sangat genting dimana pramugari wajib siap siaga menghadapi segala kemungkinan. Nahh itulah penjelasan tentang Pengertian Jet Lag yang bisa Anda gunakan sebagai ilmu pengetahuan dan sudah siap bila terjadi jet lag.

 

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.